Meski kembang api tersebut sebagai bentuk perayaan atas hari bahagia kedua selebriti ini, tetapi tidak dengan sejumlah warganet yang menilai Chopra munafik.
Beberapa waktu lalu, Chopra mengajak orang-orang agar tidak membakar kembang api pada perayaan Diwali, budaya asli India, demi berkontribusi dalam membuat planet bebas polusi. Tak ayal, penggunaan kembang api pada pernikahan Chopra dengan penyanyi dan aktor Nick Jonas lantas menjadi bumerang untuknya.
Foto: AFP PHOTO / SANJAY KANOJIADiwali adalah sebuah festival yang dianggap penting oleh pemeluk Hindu di India. Diwali juga bisa diartikan sebagai Festival Cahaya. |
"Priyanka Chopra, jika kau ingin memberikan pesan kepada penggemar untuk tidak meledakkan kembang api saat Diwali mempengaruhi lingkungan, hewan, pasien asma maka aturan yang sama berlaku untuk pernikahanmu, penting untuk mempraktekkan apa yang kau sampaikan!" ujar seorang pengguna Twitter.
"Priyanka Chopra adalah penderita asma dan penyayang hewan selama Diwali, dia memakai masker di AS untuk menunjukkan masalah polusi, tetapi pada pernikahannya dia ingin kita menghirup sulfat dan monoksida selama berjam-jam. Dia mampu melakukannya karena dia adalah wanita yang mandiri," tulis seorang netizen.
"Ledakan kembang api saat Diwali membuat Priyanka Chopra sulit bernapas, tapi ledakan kembang api dalam pernikahan memberikannya udara segar dengan melepaskan oksigen," tulis netizen lain bernada sarkas.
Tak menanggapi kritik itu, Chopra lebih memilih untuk membagikan potret-potret selama hari bahagianya saat menjalani serangkaian tradisi.
Pernikahan ini dilangsungkan hanya tiga bulan setelah Chopra dan Jonas bertunangan pada Agustus dalam upacara tradisional India. Rangkaian acara menuju pernikahan mereka pun telah dijalani hampir sepekan belakangan dihadiri kerabat dan keluarga dekat. (agn/rea)
https://ift.tt/2SnLUbe
December 03, 2018 at 09:34PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2SnLUbe
via IFTTT
Foto: AFP PHOTO / SANJAY KANOJIA
No comments:
Post a Comment