
Dilansir dari Reuters, Shaye mengatakan hal ini dalam konferensi persi di Ottawa. Namun, dia tidak merinci dampak lebih detail dari pertikaian bilateral tersebut.
"Jika pemerintah Kanada benar-benar melarang Huawei berpartisipasi dalam jaringan 5G. Akan seperti apa dampaknya? Saya tidak yakin. Tetapi saya percaya akan ada dampaknya," ujar Lu.
Hubungan antara China dan Kanada menjadi sangat dingin bulan lalu setelah pihak berwenang Kanada menangkap Meng Wanzhou, Direktur Keuangan Huawei, atas permintaan ekstradisi Amerika Serikat.
China lantas menahan dua warga Kanada dan bulan ini China mengadili seorang lelaki Kanada yang sebelumnya dinyatakan bersalah atas penyelundupan narkoba. Lelaki ini akan dijatuhkan hukuman mati.
Perdana Menteri Justin Trudeau menuduh Beijing secara sewenang-wenang menggunakan hukuman mati dan memanggil para pemimpin dunia untuk meminta dukungan mereka.
"Jika Kanada memiliki ketulusan menyelesaikan masalah ini, maka Kanada tidak akan melakukan hal seperti itu. Kami berharap Kanada berpikir dua kali sebelum melakukan tindakan apa pun, "katanya.
Sebagai tanggapan, Freeland mengatakan Kanada tidak berniat mengubah pendekatannya.
"Kami akan terus berbicara setiap hari dengan sekutu kami tentang situasi ini," katanya kepada wartawan di sela-sela retret kabinet di Sherbrooke, Quebec.
Huawei memiliki operasi kecil di Kanada, hanya mempekerjakan 1.000 orang. Namun perusahaan mengatakan awal tahun ini telah menjadi penyandang dana penelitian dan pengembangan terbesar ke-25 di Kanada, berkat kemitraan dengan universitas lokal. (age)
http://bit.ly/2sxVUUH
January 18, 2019 at 10:18PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2sxVUUH
via IFTTT
No comments:
Post a Comment