"Untuk debat capres berikutnya abstraksi soal yang dibuat panelis tidak diberitahukan kepada kandidat," kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan dikutip Antara, Sabtu (19/1).
Wahyu mengatakan keputusan KPU juga tak lepas dari upaya mengartikulasikan keinginan publik. Masyarakat, kata Wahyu dinilai merasa tak cukup puas dengan jalannya debat perdana.
Dengan ditiadakannya pemberian bocoran kisi-kisi pertanyaan tersebut, kata Wahyu, diharapkan pelaksanaan debat kedua dan seterusnya berjalan lebih baik."Sebagai pelayan publik dalam bidang kepemiluan, KPU terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat," kata Wahyu menambahkan.
Sebelumnya, kebijakan KPU yang memberikan bocoran kisi-kisi pertanyaan debat lebih dulu kepada tim sukses paslon mendapat penolakan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan sejumlah kelompok masyarakat.
Wapres Jusuf Kalla. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"Kalau (pertanyaan) itu dibuka duluan, berarti yang menjawab itu tim, padahal yang mau diuji adalah yang bersangkutan, pribadi," ujar Wapres.
Sesuai agenda Pilpres 2019, pelaksanaan debat pilpres kedua akan diikuti kedua capres, Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada 17 Februari di Hotel Sultan, Jakarta. Debat capres kedua mengusung tema energi, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup.http://bit.ly/2T52LQY
January 19, 2019 at 09:07PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2T52LQY
via IFTTT
Wapres Jusuf Kalla. (CNN Indonesia/Safir Makki)
No comments:
Post a Comment