Kemenangan ini menjadi yang kedua kalinya bagi Greysia/Apriyani dari total sepuluh pertemuan mereka. Ganda putri Indonesia tersebut sudah menelan tiga kekalahan secara beruntun di pertemuan terakhirnya.
Greysia/Apriyani berjuang keras di sepanjang laga untuk mengalahkan lawan beratnya lewat rubber game selama 79 menit dengan skor 20-22, 21-13, dan 21-19."Kami ingin menang, sangat ingin menang dari mereka. Setelah sekian kali kalah dari mereka dan beberapa kali terhenti di semifinal dari Jepang. Bagaimana pun juga, besok kami masih harus menghadapi satu pasangan Jepang lagi. Ini masih belum berakhir," kata Greysia usai laga seperti dikutip dari laman resmi PBSI.
Di gim pertama, Greysia/Apriyani sempat unggul dengan 15-10 dari lawan. Namun, pertandingan menjadi menegangkan mereka kehilangan lima poin berurutan menjadi 18-20. Sempat menahan angka hingga 20-20, namun akhirnya kalah tipis 20-22.
Greysia/Apriyani baru dua kali menang atas Misaki/Ayaka. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Kami belajar terus dari kekalahan sebelumnya dan kemenangan pertandingan kemarin. Tadi kami hanya ingin tembus final dulu aja. Walaupun lawannya memang selalu berat. Intinya di kesiapan mental dan pikiran kami saja," ungkap Greysia.
Laga penentu berjalan lebih menegangkan. Pasalnya, Matsutomo/Takahashi kerap memimpin poin hingga pertengahan laga. Hingga pada posisi 13-13, Greysia/Apriyani bangkit secara perlahan dan menciptakan kemenangannya.Selanjutnya, Greysia/Apriyani kembali ditantang wakil Jepang di final. Kali ini lawan yang bakal dihadapi pasangan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. (jun)
http://bit.ly/2MiHv7Q
January 20, 2019 at 02:11AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2MiHv7Q
via IFTTT
Greysia/Apriyani baru dua kali menang atas Misaki/Ayaka. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
No comments:
Post a Comment