
Dilansir Reuters, Volkswagen menawarkan insentif tukar tambah guna mendorong pelanggan untuk menukar kendaraan diesel mereka dengan mobil baru yang lebih ramah lingkungan dan modern.
Seorang juru bicara Volkswagen mengatakan bahwa komite dewan direksi yang bertanggung jawab sedang memeriksa 'insentif trade-in' untuk kendaraan diesel Euro 4 atau Euro 5 untuk periode waktu terbatas yang kemungkinan akan diputuskan pekan depan.
Harian Jerman, Bild pertama kali melaporkan bahwa VW sedang mempertimbangkan untuk memperluas insentif penjualan ke seluruh Jerman.
Surat kabar itu mengatakan rincian insentif masih digodok, namun ada kabar bahwa perusahaan akan membayar hingga US$10.200 (Rp145 juta) per unit seperti yang direncanakan.
Pertengahan tahun lalu, otoritas Jerman telah mendenda Volkswagen AG sebesar US$1,2 miliar atau setara Rp16,7 triliun atas kasus dieselgate di industri otomotif dunia. Kasus mobil diesel yang mengganjal Volkswagen AG mulai 2015 tersebar di seluruh dunia yang akhirnya mencoreng nama besar manufaktur asal Jerman tersebut.
Kasus ini diduga melibatkan sejumlah petinggi perusahaan. Skandal dieselgate bermula pada 18 September 2015. Agen Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) melaporkan bahwa VW menyematkan perangkat ilegal pada ratusan ribu mesin 2.000 cc yang dijual di Amerika Serikat sejak 2009. Perangkat pengecoh hasil emisi itu dipasang pada VW, Porsche, Audi, Seat dan Skoda.
(mik)http://bit.ly/2R3lKty
January 19, 2019 at 11:49PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2R3lKty
via IFTTT
No comments:
Post a Comment