Pesawat ringan berpenumpang dua orang yang ditumpangi Sala hilang kontak di lepas pantai Guernsey pada Senin (21/1)malam. Pesawat itu menuju ke Cardiff dari Nantes.
Tim SAR juga sudah melakukan pencarian awal di daerah Selat Inggris tempat diduga pesawat itu terjatuh setelah hilang kontak dari menara pengendali penerbangan. Namun, pencarian itu dihentikan untuk sementara karena cuaca buruk di perairan tersebut.
"Kami tidak menemukan tanda-tanda apapun dari bagian pesawat itu. Apabila mereka mendarat di laut, peluang selamat dalam level ini amat tipis," demikian pernyataan kepolisian Guernsey seperti dikutip dari AFP.
Fan Nantes berkumpul untuk mendoakan keselamatan Emiliano Sala. (Foto: REUTERS/Stephane Mahe) |
Kepada AFP, kepala Tim SAR John Fitzgerald mengatakan kemungkinan terburuk korban tidak bisa diselamatkan karena suhu air laut yang sangat dingin.
"Amat disayangkan kami menghadapi kemungkinan terburuk. Suhu laut amat dingin," terang Fitzgerald.
Dikutip dari Reuters, Fitzgerald menerangkan Sala bisa saja selamat jika ia sempat mengenakan pakaian anti dingin dan pelampung sebelum pesawat jatuh ke laut."Jika mereka berada di air tanpa pelindung apapun, airnya amat dingin dan kemungkinan bertahan hanya satu jam atau lebih sedikit," ucapnya.
Emiliano Sala resmi bergabung bersama Cardiff pada Sabtu (19/1). Dilansir dari Telegraph, Salah direkrut Cardiff dengan nilai transfer sebesar £15 juta atau setara Rp276 miliar. Angka itu tercatat sebagai nilai pembelian terbesar sepanjang sejarah klub tersebut. (bac)
http://bit.ly/2R6HggE
January 23, 2019 at 11:30AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2R6HggE
via IFTTT
Fan Nantes berkumpul untuk mendoakan keselamatan Emiliano Sala. (Foto: REUTERS/Stephane Mahe)
No comments:
Post a Comment