
Kepala Dusun V Desa Sungkit, Sunardi, mengatakan bahwa saat kejadian, mobil four wheel drive (4WD) merek Daihatsu Taft sedang digunakan oleh satu keluarga untuk menyeberang menggunakan rakit.
Kelima korban tewas yakni Suyadi Kudo Kusmono (68) pemilik mobil. Lalu Sarimem (78), Sujoko Arta Winata alias Tata ( 4), Riski (9) serta April (4). Sementara itu, korban yang masih hilang akibat terbawa arus adalah Kliwon (50) dan istrinya, Nurhayati (48).
Sementara itu, seorang warga sekitar bernama Wardi (45) menduga insiden ini terjadi karena pengemudi tiba-tiba menginjak pedal gas saat akan mematikan mesin sehingga menimbulkan getaran yang membuat mobil berjalan saat berada di atas rakit.
"Korban semua warga sini. Mobilnya tadi langsung terjun ke sungai," ucap Wardi.
Saat ini, jasad korban dibawa ke rumah duka yang berada di Dusun V dan Dusun VII Desa Stungkit. Para korban rencananya akan dikebumikan pada Sabtu (19/1).
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat Iwan Syahri mengatakan, saat ini 12 personel pihaknya tengah menyisir Sungai Wampu guna mencari dua korban yang masih hilang.
Pihaknya juga terus bekerja sama dengan warga sekitar hingga kedua korban yang hanyut bisa ditemukan. Untuk itu, BPBD Langkat akan mendirikan tenda darurat di sekitar lokasi mobil tersebut tenggelam.
"Air Sungai Wampu saat ini sedang deras karena di lokasi juga sedang turun hujan. Air sungai juga sedang keruh," katanya. (fnr/has)
http://bit.ly/2AR64E8
January 19, 2019 at 05:02AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2AR64E8
via IFTTT
No comments:
Post a Comment