
Departemen Training dan Sales Sumi Rubber Indonesia Dunlop Ibnu Baskoro menyampaikan ban yang baik untuk aktivitas di alam liar dengan melihat penempatan blok (kembang) dari tengah hingga bahu ban.
Ban trail tersedia tiga tipe, yaitu hard, intermediate, dan soft. Bagi konsumen yang tidak ingin ambil 'pusing' bisa memilih tipe intermediate yang telah disesuaikan di segala kontur jalan, mulai dari jalan berbatu, lumpur dan basah.
"Ini juga mengurangi slide slip saat menikung," kata Ibnu di Jakarta, Kamis (21/2).Menurut Ibnu, konsumen yang hendak melengkapi 'sepatu' motor trail sebaiknya mencari ban yang memiliki daya cengkeram yang baik agar tidak mengurangi kemampuan bermanuver, akselerasi dan pengereman. Untuk itu lengkapi pelek dengan ban yang memiliki blok tepat untuk medan offroad.
"Ban seperti itu juga berfungsi sebagai daya tahan terhadap kehausan ban," ucap Ibnu.
Hendra Himawan, GM Sales Admin & Planning Departemen Training dan Sales Sumi Rubber Indonesia Dunlop mengatakan ban dengan kategori tersebut sudah ada pada produk baru Dunlop, yakni DGX-01.Menurut Hendra, pesaing Swallow Xtrim Cross dan Corsa MT Cross ini juga cocok untuk olahraga trail kelas kompetisi.
Kendati demikian, Hendra menyampaikan ban tersebut juga dapat diaplikasikan untuk sepeda motor jenis bebek atau skuter matik (skutik) yang sudah mendapat sentuhan modifikasi ala-ala motor trail. DGX-01 tersedia dalam tujuh ukuran baik untuk jenis motor matik, bebek dan sport.
"Desain telapak serta alur DGX-01 diperhitungkan dengan cermat dengan penempatan jumlah blok dari tengah hingga bahu ban yang bertujuan memaksimalkan kemampuan ban pada berbagai jenis permukaan lintasan sekaligus mempertahankan kecepatan saat bermanuver plus mengurangi gejala slide-slip," tutup Hendra. (ryh/mik)
https://ift.tt/2E48LTF
February 23, 2019 at 08:40PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2E48LTF
via IFTTT
No comments:
Post a Comment